TUNNELS THE NEXT HARRY POTTER
“Saya tahu dari halaman awal buku Harry Potter adalah magic …. Membaca Tunnels memberikan sensasi sama, menemukan dunia imajinasi yang sangat dekat dengan kehidupan kita.”
-Barry Cunningham, “Otak” kesuksesan novel seri Harry Potter.
Satu lagi karya novel yang akan mengguncang imajinasi penggemar novel fantasi di dunia dan tentunya di Indonesia. Tunnels karya Roderick Gordon and Brian Williams, yang di ramalkan oleh New York Magazine sbg “.. The Next Harry Potter yang segera menjadi pembius Hollywood.", memang akan menjadi karya fenomenal menggantikan tokoh tukang sihir berkacamata itu.
Dielu-elukan sebagai pengganti serial Harry Potter yang sudah tamat dengan terbitnya episode ke-7, The Deathly Hallows, Tunnels mulai menyeruak di kalangan topsoilers (sebutan untuk masyarakat manusia, sebagaimana muggle dalam HP). Tak tanggung-tanggung, Tunnels dipilih oleh Richard & Judy Book Club masuk ke dalam daftar buku anak terbaik pada akhir 2007 yang baru lalu. Program “Book Club” televisi paling terkemuka di Inggris ini menempatkan Tunnels dalam kategori Confident, yaitu buku yang bisa dibaca oleh anak-anak usia 9 tahun ke atas.
Masuknya Tunnels ke dalam daftar buku anak terbaik versi Richard and Judy tentu membuktikan dugaan banyak pihak bahwa tangan dingin sang penemu Harry Potter, Barry Cunningham, memang bertuah. Pasalnya, sebagaimana Oprah Book Club di Amerika, Richard and Judy Book Club selama ini dihormati sebagai program klab buku paling berpengaruh di Inggris. Dapat dipastikan, menurut Publishers Weekly, buku yang didiskusikan Richard and Judy Book Club (acara ini dibawakan oleh pasangan suami-istri Richard Madeley and Judy Finnigan) akan langsung mendulang angka penjualan yang tinggi.
Richard and Judy Book Club telah nyata-nyata menjadikan buku-buku yang ditulis baik oleh pengarang terkenal maupun pengarang pemula meraih predikat bestseller. Kisah sukses Kate Mosse dengan novel pertamanya Labyrinth hanya salah satu contoh dari pengaruh acara yang disiarkan sebulan sekali di Channel 4 ini.
***
Buku ini mengisahkan petualangan paling mengerikan, yang pernah dikisahkan kepada kita sejak masa kanak-kanak sampai saat ini. Sebuah petualangan menyusuri terowongan bawah tanah, yang berujung pada sebuah dunia dan rahasia besar yang terkubur di bawahnya.
Will Burrows, remaja empat belas tahun, tinggal bersama keluarganya di London. Keadaan rumah yang begitu kacau membuatnya tidak betah. Hingga dia menemukan kegemaran baru ; menggali tanah bersama ayahnya. Mencari penemuan terbesar dalam sejarah arkeologis.
Saat impian itu mulai menemui titik terang, tiba-tiba ayahnya menghilang secara misterius di sebuah terowongan asing. Will memutuskan untuk melakukan penyelidikan bersama sahabatnya, Chester.
Kini mereka terjebak dalam sebuah koloni dunia bawah tanah. Sebuah dunia yang lebih gelap dari imajinasi paling absurd sekalipun. Sebuah rahasia gelap dan mengerikan mengancam hidup mereka.
Will Burrow mencoba mencari ayahnya disana, tapi apakah ia sanggup?
Apakah anda akan sanggup membaca novel ini, dan membiarkan anda bermimpi buruk menyusuri terowongan bawah tanah tak berujung? Lalu anda menemukan dunia, dan makhluk seperti kita yang hidup disana, dan apakah anda cukup berani membaca novel ini sampai halaman terakhir?
Tunnels karya Roderick Gordon and Brian Williams, kini telah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, diterbitkan di label Mizan Fantasi. Anda cukup beruntung bisa membaca novel dahsyat ini dalam bahasa yang pasti mudah difahami.